Description
Reviews
Kaos Afrakids AF115Love Follow Rasulullah

Rp 70.000,-

AF115
KAOS LENGAN PENDEK AFRAKIDS
KAOS ANAK

Kaos Afrakids AF115Love Follow Rasulullah

Ayah-Bunda, kenalkan dengan lelaki mulia ini? Ia adalah pembawa risalah penutup dari semua utusan-Nya. Seorang yang teduh harinya, cemerlang pikirannya, dan gigih karakternya. Seseorang yang mampu menggetarkan jiwa-jiwa para musuhnya hanya dengan mendengar namanya. Suami shalih yang menyeru berbicara benar, menunaikan amanah, menghubungkan silaturahim , berbuat baik kepada tetangga, dan menahan diri dari menumpahkan darah serta semua yang dilarang Allah. Utusan Allah yang melarang berbuat keji dan zina, cerdas pikirannya, jujur perangainya, selalu memegang amanah, dan sangat menyayangi anak yatim. Kekasih Allah yang menganjurkan untuk peduli kepada sesama, berbagi kepada yang membutuhkan, menghormati yang tua, menyayangi yang muda, dan menunaikan segala perintahNya. Ialah dia Rasul tercinta Muhammad SAW, pembawa risalah-risalah sebelumnya. Pembawa berita gembira dan peringatan untuk seluruh, ummat manusia.

“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan,tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.”(QS. Saba:28) Nabi Muhammad adalah tauladan terbaik bagi kita. Patut kita mempelajari bagaimana kehidupannya sedari kecil hingga akhir hayatnya. Semua perjalanannya mengandung hikmah, hati kita pasti akan bergetar dan menanggis rindu ketika membaca kisah beliau yang telah ditorehkannya hingga menjadi sejarah besar bagi peradapan manusia.

Lelaki mulia inilah yang sangat mencintai kita sebagai ummatnya. Tak peduli ketika kematiannya telah mendekat dan rasa sakit menjemput sakaratul maut, ia masih memanggil-manggil dengan rasa gelisah dan cinta tang amat besar, “Ummatku… ummatku… ummatku…”. Beliaulah yang pantas kita jadikan tauladan sebagai pegangan untuk hidup kita. Bukan lagi artis-artis sinetron, penyanyi-penyanyi, atau orang-orang yang meninggalkan Allah dan rasulNya.

Ayah-Bunda, kita hidupkan lagi hakikat yang Rasulullah sampaikan, baik itu kesalihan pribadi maupun kesalihan sosialnya. Kita lanjutkan estafet kebaikan penebar rahmat untuk semesta alam. “Dan tidaklah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al Anbiya’:107). Semoga kita dan keluarga kita menjadi keluarga yang beruntung ya ayah-bunda, karena kita sudah tahu mana yang harus diikuti, semoga Allah merahmati kita semua. Sholawat serta salam untuk Rasul tercinta. Aamiin.

 

UKURAN :
Qty :