Description
Reviews
Kaos Afrakids AF111 Moslem be honest

Rp 70.000,-

AF111
KAOS LENGAN PENDEK AFRAKIDS
KAOS ANAK

Kaos Afrakids AF111 Moslem be honest

Moslem be honest

Tidak terjadi sistem agama yang baik tanpa ada kejujuran, jujur adalah salah satu kunci sikap agama terhadap penganutnya. Jujur adalah sebuah kunci dari rancang bangun agama, agama tidak akan pernah sukses tanpa ada kejujuran. Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu, ia berkata:
“Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Wajib atas kalian berlaku jujur, karena sesungguhnya jujur itu menunjukkan kepada kebaikan, dan kebaikan itu menunjukkan kepada Surga. Seseorang senantiasa jujur dan berusaha untuk selalu jujur sehingga ia ditulis di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian sifat dusta, karena sesungguhnya dusta itu menunjukkan kepada keburukan, dan keburukan itu menunjukkan kepada Neraka. Seseorang senantiasa berdusta dan berusaha untuk selalu berdusta sehingga ia ditulis disisi Allah sebagai seorang pendusta.” (HR.Muslim)

Dari hadits di atas kita dapat mengetahui bahwa kejujuran adalah kewajiban yang harus kita jalankan. Sebagai ummat muslim, kita harus jujur karena hal itu mendekatkan kita kepada kebaikan dan kebaikan akan menunjukkan kita kepada surge. Jujur juga adalah karakter yang dicintai oleh Allah, ketika kita jujur maka Allah akan mencatat kita sebagai orang yang jujur.
Jujur adalah awal dari membangun sebuah interaksi antar manusia karena kita hidup dalam kehidupan sosial. Dalam kehidupan yang sosial ini, interaksi yang baik terbangun ketika pihak 1 dengan pihak 2 telah jujur dan akhirnya mereka saling percaya. Jika bersama manusia, yang dibangun alah mengenai kepercayaan dan kepercayaan itu timbul dari kejujuran. Tanpa kejujuran, kepercayaan tidak mungkin ada.

Bagaimana dengan anak kita tersayang? jangan pernah berharap anak kita akan jujur pada kita pada saat kita suka membohongi anak kita dengan hal-hal yang sepele. Katakan tidak jika memang tidak pada anak, jangan jadikan kebohongan sebagai pengalihan walaupun mungkin kita kira itu bukan bohong. Contohnya seperti yang sering kita temui di aktivitas keseharian:
“Ma… aku mau eskrim…”
“Iya nanti ya abis adek makan kita beli…”
Lalu sehabis makan tidak dibelikan, anaknya lupa karena tadi pengalihannya berhasil.
Nah, secara tidak sadar kita mengajarkan kebohongan pada anak, walau anak lupa tapi dia udah merekam di alam bawah sadarnya tentang janji kita yang tidak ditepati itu.

Kita menganggap anak kita kecil dan tidak tahu apa-apa, padahal dia memiliki naluri, intuisi dan bisa berpikir. Mereka akan selalu merekam kejadian-kejadian yang mereka alami. Mereka bukan lupa, rekaman mereka masih ada dan meraka bisa melihat kembali rekam jejak apa yang orang tua mereka berikan kepada mereka.

Ayah-Bunda, yuk kita jadi tauladan bagi anak kita untuk mengajarkan kejujuran dimulai dari diri kita sendiri terlebih dahulu. Semoga anak kita tersayang dapat mencontoh salah satu sifat nabi yang mulia ini. Aamiin.

 

UKURAN :
Qty :